Sosialisasi Budaya Tertib dan Disiplin Berlalulintas: 99 Jiwa Nyawa Manusia Melayang Setiap Harinya.

Sukabumi – Kecelakaan lalu lintas menempati peringkat pertama penyebab kematian di Indonesia yaitu sekitar 36.000 jiwa nyawa manusia melayang setiap tahunnya atau sekitar 99 jiwa setiap harinya. Penyebab terjadinya kecelakaan tersebut adalah masalah ketidak disiplinan pengendara dalam berkendara di jalan raya, diawali dari perilaku pelanggaran tata tertib berlalu lintas dan kebanyakan korbannya adalah mereka yang masih berusia produktif yaitu usia 15-40 tahun. (Kompasiana 29/10/2019).

Mencermati hal tersebut dan berangkat dari rasa peduli terhadap keselamatan dan keamanan dalam berlalulintas khususnya bagi pelajar yang menggunakan kendaraan bermotor, SMAN 1 Parungkuda menggelar sosialisasi budaya tertib dan disiplin berlalu lintas. Acara dilaksanakan pada Kamis 27 Februari 2019 pada pukul 07.30 s.d selesai di lapangan upacara SMAN 1 Parungkuda.

Foto : Cepi Pajar Kurniawan

Ogi Suprayogi selaku kepala sekolah memberikan arahan kepada pelajar peserta sosialisasi, beliau mengatakan, “Ketertiban dan kedisiplinan dalam berkendara sejatinya adalah demi keamanan dan keselamatan diri sendiri, bahkan bisa menyebabkan malapetaka bagi orang lain, untuk itu kedisiplinan dan ketertiban dalam berkendara adalah hal yang mutlak kalian laksanakan.” Ungkap Ogi Suprayogi.

Senada dengan Ogi Suprayogi, Ade Rustandy sebagai wakasek humas sangat menyayangkan perilaku pelajar sekarang dalam berkendara, ada yang bonceng tiga, tanpa mengenakan helm, surat-surat tidak lengkap bahkan ada yang motornya di modifikasi menjadi tidak standar.

Pengarahan selanjutnya disampaikan oleh Dian Rosdiana selaku staf wakasek kesiswaan, beliau mengatakan, “Tujuan pokok acara ini tersosialisasikannya budaya tertib dan disiplin dalam berkendara khususnya bagi pelajar, dalam hal ini siswa siswi SMAN 1 Parungkuda, harapan besar kami mulai hari ini tidak ada lagi pengendara yang tidak berhelm, lebih dari dua pengendara (motor), tidak lengkap surat-surat dan ugal-ugalan dalam berkendara.” Tutur Dian Rosdiana.

Acara sosialisasi diberikan juga arahan secara teknis dan praktis terkait penggunaan helm yang standar dan benar serta simulasi larangan berkendara motor lebih dari dua orang.

Koordinator: Herwan

Editor: Renaldy Mulyana

Foto : Cepi Pajar Kurniawan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *