Asesmen Kompetensi Minimal (AKM) Bagi Guru SMAN 1 Parungkuda Kabupaten Sukabumi

Sukabumi – Asesmen kompetensi minimal dan survei karakter akan membuat program peningkatan kompetensi guru menjadi lebih terarah. Selain itu, hasil asesmen akan digunakan untuk perbaikan proses belajar mengajar di sekolah.

SMAN 1 Parungkuda sebagai sekolah yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat melaksanakan Asesmen Kompetensi Minimal pada Rabu, 26 Februari 2020 pada pukul 08.00 sampai dengan selesai dengan menggunakan dua ruangan yang bertempat di laboratorium komputer lantai 2 SMAN 1 Parungkuda.

Foto : Roni Rahayu

Seluruh guru lintas mata pelajaran yang berjumlah 62 orang mengikuti kegiatan ini dengan antusias menjawab soal demi soal dan survei karakter dari PUSPENDIK melalui layar kaca monitor masing-masing.

Iit Rustiwan sebagai koordinator pelaksana dan sekaligus peserta AKM mengungkapkan, “Mencermati bentuk soal dan survei karakter yang ada saya berharap kedepan soal-soal yang bapak/ibu guru buat juga sedikit banyak harus meniru soal AKM, dan harapannya ada pelatihan untuk menyusun soal seperti AKM tadi.” Ujarnya.

Tambahnya lagi, “Soal yang tadi disajikan banyak mengandung bacaan dan angka-angka sehingga dapat mengukur kemampuan literasi dan numerasi kita, hal ini salah satu manfaat yang besar buat kita selaku pendidik dan siswa kita sebagai peserta didik.” Pungkas Iit Rustiwan.

Assesmen kompetensi minimum bagi guru dilaksanakan memanfaatkan ruang laboratorium komputer sehari setelah sebelumnya digunakan untuk simulasi UNBK dan asesmen kompetensi minimal bagi peserta didik kelas duabelas.

Koordinator: Herwan

Editor: Renaldy Mulyana

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *