Voting Alumni Putuskan ‘IKASNEPADA’

Musyawarah besar pembentukan wadah alumni dan kegiatan reuni akbar SMAN 1 Parungkuda diselenggarakan pada Ahad 1 Maret 2020 pada pukul 10.00 sampai dengan selesai bertempat di gedung pertemuan SMAN 1 Parungkuda. Kegiatan yang dihadiri 50 orang alumni dari berbagai angkatan ini berlangsung meriah namun tidak mengurangi kekhidmatan acara.

Foto : Renaldy Mulyana

Mengawali acara dibuka dengan membaca basmalah yang dipimpin oleh Nenden Ratna alumni angkatan 1995 sebagai pengatur acara. Ogi Suprayogi selaku kepala sekolah merasa bahagia karena acara pembentukan wadah alumni ini kegiatan yang didambakan oleh sekolah karena akan menjadi poin lebih bagi SMAN 1 Parungkuda terutama kaitannya dengan akreditasi sekolah, ditengah sambutannya beliau mengungkapkan, “Sejarah SMAN 1 Parungkuda dahulu bernama SMAN 1 Cicurug, pada tahun 1996 mengalami perubahan nama secara nomenklatur yaitu SMAN 1 Parungkuda, sehingga secara administratif alumni juga harus seirama dengan nomenklatur tersebut.” Ungkap Ogi Suprayogi.

Selanjutnya beliau juga menambahkan, “Beberapa kegiatan pertemuan alumni biasanya berlangsung perangkatan, namun hari ini bisa hadir seluruh angkatan bahkan ada ide untuk membentuk wadah alumni setelah 32 tahun sebelumnya belum ada yang mewadahi bagi alumni, hal inilah yang membahagiakan sekolah terutama bagi saya selaku kepala sekolah.” Ujar beliau. Diakhir sambutannya kepala sekolah berpesan dan berharap para alumni menjaga dan meningkatkan kebersamaan dan tidak ada sebutan lain lagi untuk sekolah ini selain SMAN 1 Parungkuda serta untuk lebih kuatnya wadah alumni ini, sekolah akan menerbitkan surat keputusan (SK) alumni bahkan siap membantu dalam penerbitan dengan akta notaris. Sebelum menutup sambutannya Ogi Suprayogi meminta Ade Rustandy selaku wakasek humas untuk mengklarifikasi terkait simpang siurnya peristiwa yang kadung viral di sosial media dan diduga melibatkan siswa SMAN 1 Parungkuda.

Senada dengan Ogi Suprayogi, Ade Rustandy mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pertemuan alumni ini, terutama bagi para alumni yang telah menggagas dan mempelopori acara pembentukan wadah alumni. Ade Rustandy mengatakan, “Harapan saya wadah yang nanti dibentuk bukan hanya sekedar nama, namun juga ada makna yang dapat menjaga dan mengharumkan nama baik SMAN 1 Parungkuda.” Ujar beliau. Disela-sela sambutannya Ade Rustandy memperkenalkan kepada yang hadir beberapa alumni yang berkiprah didunia pendidikan, ada yang menjabat sebagai pengawas, guru dan kepala sekolah dan profesi lainnya. Selanjutnya, sesuai arahan kepala sekolah, Ade Rustandy menginformasikan, “Pada kesempatan ini saya juga ingin mengklarifikasi terkait peristiwa atau kejadian kemarin terkait hilangnya nyawa seorang siswa, di sosial media sangat vulgar bahwa sekolah kita terlibat sebagai pelaku tawuran, setelah berselang sehari kami langsung mengutus wakasek, komite dan walikelas untuk mendampingi siswa dan ternyata hasil investigasi kepolisian, alhamdulillah siswa SMAN 1 Parungkuda tidak terlibat, dan tepat pada hari kemarin siswa kami sudah dikembalikan ke orangtuanya masing-masing, maka dari itu sebagai alumni kita dapat menjelaskan kepada masyarakat tentang hal ini.” Pungkas Ade Rustandy, disambut hamdalah dari hadirin.

Acara dilanjutkan dengan musyawarah yang dipimpin oleh Uu Soerachmat alumni angkatan 1987, kemudian secara bergantian acara dilanjutkan oleh Diki alumni angkatan 1991 yang memimpin voting pemilihan nama wadah alumni. Akhirnya, voting alumni putuskan ikatan alumni SMAN 1 Parungkuda atau disingkat dengan ‘IKASNEPADA’ menjadi pilihan peserta musyawarah. Hasil voting juga menghasilkan pemilihan ketua umum Uu Soerachmat.

Koordinator: Herwan

Editor: Renaldy Mulyana

2 thoughts on “Voting Alumni Putuskan ‘IKASNEPADA’”

  1. Maaf, bukannya sudah ada ya dulu ikatan Alumni SMAN 1 Parungkuda dengan nama IKASPA. Pernah ada reuni akbar juga di tahun 2010 kalau tidak salah.

    Mungkin karena tidak aktif, sebab para alumni kan rata-rata sudah sibuk di dunia kerja, sehingga jarang berkoordinasi satu sama lain.

  2. Apapun namanya wadah alumni mau IKASPA atau IKASNEPADA yang penting tetap solid dan ada yang mau menggerakannya, bukan hanya sekedera gebrakan dan pencetus semata. karena pada dasarnya suatu wadah itu akan lebih sulit untuk menjalankan ketimbang memulainya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *