In House Training (IHT) Peningkatan Kompetensi Guru SMAN 1 Parungkuda

Menindak lanjuti program Provinsi Jawa Barat, SMAN 1 Parungkuda melaksanakan IHT untuk meningkatkan kompetensi guru bertempat di Gedung Pertemuan SMAN 1 Parungkuda pada Jumat, 17 Januari 2020.

Acara di mulai pukul 09.00 dan dibagi menjadi dua sesi, pertama menyimak arahan kepala sekolah dan para wakil kepala sekolah, sesi kedua dilanjutkan dengan pemaparan dari pengawas pembina setelah break sholat Jumat.

Mengawali sambutannya H. Ogi Suprayogi selaku kepala sekolah menyampaikan beberapa poin penting hasil diskusinya dengan KCD yaitu; 1) seluruh guru wajib mengikuti Asessmen Kompetensi Minimal (AKM) pada 26 Februari 2020 nanti, 2) wajib menggunakan K-Mob untuk absensi kehadiran. “Saya memerintahkan kembali untuk menggunakan K-Mob, sebagaimana amanah dari KCD, bukan lagi bentuknya himbauan atau anjuran tetapi sifatnya sudah perintah yang harus dilaksanakan.” Ujar beliau.

Diakhir sambutannya Ogi Suprayogi memberikan penekanan kepada seluruh stake holder terkait perencanaan gladi bersih UNBK, Ujian Sekolah dan penilaian yang semuanya harus diprogramkan pada POS Ujian Sekolah.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan dari para wakil kepala sekolah. “Kami memohon kepada seluruh bapak/ibu guru terlebih wali kelas untuk sama-sama mendisiplinkan siswa, disamping itu juga dimohon kepada pembina ekskul untuk menyerahkan program kerja.” Pungkas Dian Rosdiana.

Wakil kepala sekolah bidang kurikulum lebih banyak menyampaikan tataran teknis terkait agenda kerja di semester genap. “Bagi kelas dua belas sepertinya sudah bukan lagi hitungan bulan tapi sudah hitungan pekan, kita akan melaksanakan rangkaian kegiatan diskusi terpumpun, simulasi, ujian praktik dan puncaknya ujian sekolah yang perlu perhatian dan partisipasi bapak/ibu.” Ungkap Iit Rustiwan.

Secara bergantian arahan demi arahan disampaikan dari semua wakasek tak terkecuali Iman Suratman selaku sarana prasarana mencermati kebijakan Dispenda Jawa Barat terkait pengelolaan aset. Tak ketinggalan ketua TPMPS A. Dana Setia pun ikut bicara mengenai persiapan akreditasi Agustus mendatang.

Memasuki sesi kedua IHT, pengawas pembina mengawali arahannya dengan perkenalan dan apresiasi. “Saya memberikan apresiasi kepada bapak Ade Rustandi dan ibu Dian Rosdiana telah dinyatakan lulus seleksi calon pengawas dan calon kepala sekolah.” Ujar Asep Haryana.

Asep Haryana memulai materinya dengan mengutip QS. Al Hasyr ayat 18. “Hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok, singkatnya ayat ini mengetengahkan tentang penilaian.” Ucap beliau.

Beberapa poin penting paparan pengawas pembina yang harus menjadi bahan evaluasi diantaranya: pembentukan tim PKB yang nantinya akan menopang pemberkasan PKG, supervisi kepala sekolah atau tim delegasi yang ditunjuk oleh kepala sekolah, target dan capaian RKAS serta mencermati issu-issu pendidikan yang sedang hangat saat ini semisal RPP satu lembar, asessmen dan PPDB.

Sumber: Herwan

1 thought on “In House Training (IHT) Peningkatan Kompetensi Guru SMAN 1 Parungkuda”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *